Demo KSBSI Jawa Tengah Menolak RUU Cipta, Didukung Wakil Rakyat Semarang

Demo KSBSI Jawa Tengah Menolak RUU Cipta, Didukung Wakil Rakyat Semarang

KSBSI.org: Lama tak terdengar, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Jawa Tengah kembali menunjukan sepak terjang aslinya sebagai gerakan buruh yang militan dan terdidik. Pagi tadi, sekitar 500 buruh KSBSI melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Provinsi Semarang.

Baca juga:  Himbauan KSBSI: Hindari Aksi Kekerasan Saat Demo Menolak UU Cipta Kerja, Ini Dia Pasal Krusial UU Cipta Kerja Yang Mengancam Buruh, Demo Masalah Pemblokiran Rekening, KSBSI Anggap Ketua PN Jakarta Pusat Pengecut,

Aksi demo tunggal ini gabungan dari Federasi GARTEKS, Federasi HUKATAN dan Federasi KIKES yang berafiliasi dengan KSBSI. Dalam aksi tersebut, KSBSI dengan tegas menolak omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang segera digodok oleh DPR RI di Gedung Parlemen Senayan.

 

Ketika diwawancarai lewat seluler, Toto Susilo salah satu perwakilan aksi demo yang juga Ketua DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Jepara menegaskan KSBSI tetap menolak omnibus law RUU Cipta Kerja. Sebab, katanya RUU Cipta Kerja tak ada yang menguntungkan buruh. Jadi hanya investor saja nanti yang menikmati RUU tersebut kalau disahkan.

 

“Demo penolakan RUU Cipta Kerja hari ini tidak hanya di Jawa Tengah saja. Tapi disemua tingkat provinsi dan kabupaten/kota sesuai intruksi dari DEN KSBSI,” jelasnya (11/3).

 

Aksi demo akhirnya diterima langsung oleh Yudi Indras Wiendarto perwakilan dari Fraksi Partai Gerindra. Dalam dialog tersebut, Toto mengatakan DPRD Provinsi Semarang mendukung aspirasi buruh yang menolak omnibus law RUU Cipta Kerja.

 

“Rencananya DPRD Provinsi Semarang akan melayangkan surat ke DPR RI, terkait aspirasi KSBSI yang menolak ominibus law RUU Cipta Kerja,” ucapnya.

 

 Selain itu, Toto menyampaikan akhir dari dialog, DPRD Provins Semarang menawarkan agenda workshop bersama serikat buruh dalam waktu dekat ini omnibus law ketenagakerjaan. “Tujuan workshop ini, mereka ingin lebih tahu lebih tahu lebih mendalam akar persoalan buruh menolak RUU Cipta Kerja dan mencari solusinya,” ungkapnya.

 

Terakhir, ia mengatakan KSBSI Jawa Tengah akan tetap mendesak pemerintah segera mencabut pembahasan RUU Cipta Kerja. Kalau tuntutan tidak didengarkan, Toto mengatakan ribuan buruh akan turun melakukan aksi demo. (A1)

  

 

 

 

Komentar