CEPA KSBSI Gelar Workshop Dampak Covid 19 Terhadap Ketenagakerjaan

CEPA KSBSI Gelar Workshop Dampak Covid 19 Terhadap Ketenagakerjaan

KSBSI.ORG: Jakarta - Dampak Pandemik covid 19 yang saat ini tidak tau kapan berakhir ternyata berdampak cukup besar bagi pekerja/buruh. Menurut Kasubdit Penyelesain Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Reytman Aruan,lebih kurang 3 juta pekerja di PHK karena Pandemik ini. Hal tersebut disampaikan Reytman dalam Workshop Dampak Covid 19 Bagi Ketenagakerjaan yang diselenggarakan Team CEPA KSBSI Selasa (30/6) di Hotel Rivolli, kawasan Senen Jakarta Pusat. Pembicara yang hadir selain Reytman Aruan, adalah Adi Mahfudz WH Wasekjen APINDO, Ekonom INDEF Abra El Talattov, dipandu Kordinator CEPA KSBSI Andy William Sinaga.

Baca juga:  Bersama PT Bank DBS dan Temasek Foundation, KSBSI Kembali Bagikan Sembako,


Dalam sambutan pembukanya Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, walaupun PHK tidak dapat dihindari sebagai akibat covid 19,akan tetapi hak - hak normatif seperti pesangon, upah buruh harus dapat ditanggulangi oleh pengusaha.

Selain itu Konfederasi Serikat Buruh Internasional (ITUC) dimana KSBSI merupakan anggota koalisi ITUC saat ini mendukung konsep kontak kehidupan sosial baru, dimana dalam konsep tersebut serikat pekerja/serikat buruh mengedepankan adanya dialog sosial dalam membicarakan dampak covid 19 terutama bagi anggota SP/SB.

Sedangkan Ekonom INDEF Abra El Talatov, kita tidak dapat memprediksi kapan berakhir Covid 19, dan sektor manufaktur yang terkena dampak, selain pariwisata dan perhotelan. Workshop tersebut diakhir dari pertanyaan yang disampaikan oleh Freddy dari KSPSI, Maria dari KSBSI, Nikasi dari FPE.

Komentar