Peringati May Day 2024, Buruh Depok Sambangi Balaikota Sampaikan Tuntutannya

Peringati May Day 2024, Buruh Depok Sambangi Balaikota Sampaikan Tuntutannya

Peringati May Day 2024, ratusan buruh kota Depok menggelar aksi turun kejalan, pada Senin (13/05/2024).

Peringati May Day 2024, ratusan buruh kota Depok menggelar aksi turun kejalan, pada Senin (13/05/2024).

Baca juga:  FSB KAMIPARHO-KSBSI Kota Depok Ikut Aksi Demo Solidaritas di Depan Swalayan Tip Top,

KSBSI.ORG, DEPOK - Peringati May Day 2024, ratusan buruh kota Depok menggelar aksi turun kejalan, pada Senin (13/05/2024).

Buruh yang mengatasnamakan Forum Serikat Pekerja Buruh Kota Depok tersebut melakukan aksi demonstrasi di depan Balaikota Depok dan rencananya juaga kan menyambangi kantor BPJSTK cabang kota Depok.  

Unjuk rasa tersebut dipimpin oleh para Ketua pimpinan dan pengurus cabang federasi se kota depok, diantaranya PK FSB KAMIPARHO - KSBSI Hotel Bumi Wiyata Depok, pimpinan M Soleh. 

Sementar itu, Ketua Forum Serikat Buruh Kota Depok Wido Pratikno, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, terkait dengan aksi demo mereka tersebut.

“Outsourcing tidak layak bagi kaum buruh, maka kami menuntut hapus outsourcing. Negara harus hadir untuk berikan jaminan kehilangan pekerjaan kepada buruh,” ujarnya dalam orasi.

Ia mendesak, agar Pemkot Depok harus melindungi kaum buruh. Buat apa ada dinas tenaga kerja. Pasalnya, imbuh Wido, esensi Disnaker itu, mereka harus melindungi kaum buruh dan kaum pekerja.


“Hapus UU cipta kerja, yang merampas hak kaum buruh. Kaum buruh Depok, tidak boleh gampang di PHK secara sepihak,” desaknya.

Selain itu, Forum Buruh Kota Depok juga menuntut sejumlah hal, antara lain meminta Pemkot Depok membuat Perda ketenagakerjaan dengan melibatkan Serikat Pekerja atau Serikat Buruh (SP/SB) dan organisasi pengusaha Depok.

“Kami minta membentuk kembali tim Monev ketenagakerjaan, lalu Fasilitasi kegiatan SP/SB dan asosiasi pengusaha untuk membangun hubungan industrial yang harmonis,” tambah Wido.

Kemudian, ia menuntut pendidikan ketenagakerjaan, sosialisasi kebijakan ketenagakerjaan dan kegiatan lain, dalam upaya melaksanakan pembinaan hubungan industrial, Cabut UU Omnibus Law.

“Hapus outsourcing dan upah murah, untuk membangun hubungan industrial, BPJS Ketenagakerjaan harus membuat kegiatan ketenagakerjaan, dengan melibatkan SP/SB dan asosiasi pengusaha,” tegasnya.


Guna mencegah pendemo merangsek masuk ke Balaikota Depok, akhirnya Pemkot Depok mau menerima perwakilan para pendemo Forum Serikat Buruh Kota Depok.

Para perwakilan Forum Buruh Kota Depok, diterima dalam salah satu ruangan di Perpustakaan Umum Depok, oleh Kepala Disnaker Kota Depok Sidik Mulyono, Asisten Pemerintahan dan Kesra Gandara Budiana, Kepala Satpol PP Dede Hidayat dan Polrestro Depok.

Gandara mengatakan, akan segera tindak lanjuti semua tuntutan yang diajukan. Terutama, terkait sinergitas antara Disnaker dengan para SP/SB di Kota Depok.

“Kita secepatnya akan bekerja, untuk melihat mana saja yang bisa kita kolaborasikan 

Komentar