Pembukaan Kongres VII FSB KAMIPARHO dimeriahkan dengan tarian adat Jawa Barat yakni tarian penyambutan tamu undangan, dimana Presiden KSBSI mendapatkan kehormatan untuk dikalungkan rangkaian bungga yang diikuti alunan musik khas Jawa Barat serta dilanjutkan dengan tari Merak dan Jaipong.
Baca juga: Ratusan Buruh FSB KAMIPARHO Demo Hotel Golden Boutique,
KSBSI.ORG, BANDUNG - Kongres VII Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (FSB KAMIPARHO) resmi dibuka langsung oleh Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban di Bandung, Kamis (24/07/2025).
Pembukaan Kongres VII FSB KAMIPARHO dimeriahkan dengan tarian adat Jawa Barat yakni tarian penyambutan tamu undangan, dimana Presiden KSBSI mendapatkan kehormatan untuk dikalungkan rangkaian bungga yang diikuti alunan musik khas Jawa Barat serta dilanjutkan dengan tari Merak dan Jaipong.
Para peserta Kongres yang terdiri dari 51 Delegasi serta 15 orang lebih peninjau perwakilan dari pengurus komisariat FSB Kamiparho se-Indonesia, serta para tamu undangan. Mereka tampak memadati ruang Kongres dan sangat antusias mengikuti jalannya pembukaan Kongres VII FSB Kamiparho.
Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban dalam sambutannya mengatakan bahwa Kongres merupakan moment untuk merefleksi sekaligus mengevaluasi organisasi.
"Ini adalah moment untuk refleksi, evaluasi dalam menentukan masa depan Kamiparho. Yang terpilih dan tidak terpilih, saya harapkan yang terbaik dan tolong didukung karena tidak mudah menjadi pemimpin federasi." kata Elly.
Ia mengatakan bahwa kunci organisasi yakni anggota, adanyanya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan iuran. Menjadi serikat buruh yang mengandalkan otak bukan otot, serikat yang mendorong sosial dialog hanya KSBSI.
"Strategi dalam perjuangan buruh melalui dialo sosial, demo menjadi alternatif terakhir. Dalam kongres ini harus bisa menjadikan ruang demokratis, tempat menyusun strategi organisasi, konsolidasi diakar rumput." jelasnya.
Terakhir, Elly Rosita Silaban mengajak untuk terus digaris depan dalam memperjuangkan hak hak buruh, berkolaborasi, sinergi, karena pekerjaan di masa depan serta tantangannya akan lebih berat.
Hadir dalam agenda Kongres VII FSB KAMIPARHO perwakilan dari Kemenaker Bapak Firdaus, Abdul Hakim Program Officer ILO Jakarta, Sumarjono Saragih selaku Kepala Bidang Pengembangan SDM GAPKI, Imam Setiadi perwakilan dari HO Wilmar Group mengantikan Ibu Erlina Panitri, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Perwakilan dari mitra FSB Kamiparho sektor Perikanan yakni Sekjen KSPN, Ari Purboyo Ketua Umum Jangkar Karat, Hari, Ketua Umum SBMI, serta perwakilan dari federasi afiliasi KSBSI, Korwil KSBSI Baharudin Simbolon serta para tamu undangan dan perwakilan delegasi dan peninjau FSB KAMIPARHO. (RED/handi)


