Dalam pertemuan itu, Elly Rosita Silaban mengatakan bahwa ada beberapa yang dibahas diantaranya mengenai situasi dan kondisi terkini bangsa Indonesia. Pertemuan juga dihadiri tokoh agama, pemuda dan pimpinan buruh seperti Jumhur Hidayat, Said Iqbal, Andi Ghani Nunawea.
Baca juga: 6 Komitmen Prabowo Untuk Buruh saat Peringatan May Day 2025,
KSBSI.ORG, JAKARTA - Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban bersama beberapa pemimpin buruh merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto, Senin (01/09/2025)
Dalam pertemuan itu, Elly Rosita Silaban mengatakan bahwa ada beberapa yang dibahas diantaranya mengenai situasi dan kondisi terkini bangsa Indonesia. Pertemuan juga dihadiri tokoh agama, pemuda dan pimpinan buruh diantaranya Jumhur Hidayat, Said Iqbal, Andi Ghani Nunawea.
"Membicarakan aksi-aksi akhir akhir ini dan situasi keamanan, Presiden meminta bantuan kesemua pihak untuk menjaga keamanan, dan juga Beliau berterima kasih atas dukungan semua pihak." kata Elly Rosita SIlaban Usai melakukan pertemuan.
Elly mengatakan bahwa hak untuk menyampaikan pendapat adalah hak setiap individu, tapi bukan perusakan fasilitas umum dan penjarahan. Ia menegaskan kembali bahwa kepentingan buruh adalah memperbaiki perundang undangan ketenagakerjaan.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden setuju bahwa UU Cipta Kerja adalah buruk, dan setuju untuk dibahas lagi bersama semua pihak." jelasnya.
Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut juga menyatakan bahwa UU perampasan aset segera dibahas dan diberlakukan, Begitu juga dengan pembatalan pemberian fasilitas dan tunjangan anggota DPR serta moratorium perjalanan DPR ke luar negeri.
Elly menyampaikan bahwa akan ada pertemuan berikutnya dengan Bapak Presiden Prabowo, dan rapat diakhiri sekitar pukul 21.45 Wib. (RED/Handi)

