Spanyol Merupakan Negara Dengan Praktik Baik Penerapan Transisi yang Adil

Spanyol Merupakan Negara Dengan Praktik Baik Penerapan Transisi yang Adil

Agenda lokakarya tentang transisi yang adil di Madrid, Senin (22/09/2025)

Pemerintah Spanyol, bersama serikat pekerja dan pelaku industri, telah berhasil menunjukkan bahwa transisi energi menuju ekonomi rendah karbon dapat berlangsung secara adil, inklusif, dan berkelanjutan. Model transisi yang diterapkan di Spanyol kini dianggap sebagai salah satu praktik baik di Eropa dan dunia.

Baca juga:  KSBSI Dorong Peran Serikat Buruh dalam Menghadapi Krisis Iklim dan Mewujudkan Transisi yang Adil,

KSBSI.ORG, MADRID - Pada hari pertama keikutsertaannya pada lokakarya yang diadakan di Sekolah UGT Madrid tentang Transisi yang Adil, Sri Rejeki selaku koordinator DTDA untuk KSBSI mengatakan bahwa Spanyol adalah salah satu negara dengan praktik baik untuk isu transisi yang adil. Ia mengaku sangat antusias untuk lebih mendalami materi tentang isu perubahan iklim dan transisi yang adil. 

"Lokakaryanya luar biasa. Pesertanya berasal dari Eropa dan Amerika Latin (Italia, Kolombia, Jerman, Spanyol, dan saya satu-satunya dari Asia karena masalah visa), tetapi hal itu tidak menyurutkan antusiasme saya dan justru membuat saya semakin tertantang untuk mempelajari lebih lanjut praktik terbaik dalam menerapkan transisi yang adil di Spanyol," ujar Sri Rejeki dalam keterangannya disela agenda lokakarya di Madrid, Senin (22/09/2025) waktu setempat.

Seperti diketahui, pemerintah Spanyol, bersama serikat pekerja dan pelaku industri, telah berhasil menunjukkan bahwa transisi energi menuju ekonomi rendah karbon dapat berlangsung secara adil, inklusif, dan berkelanjutan. Model transisi yang diterapkan di Spanyol kini dianggap sebagai salah satu praktik baik di Eropa dan dunia.

Sejak 2018, Spanyol telah mengambil langkah berani dengan menutup tambang batu bara dan pembangkit listrik tenaga termal yang tidak ekonomis. Namun, tidak seperti negara lain, kebijakan ini dilaksanakan melalui perjanjian tripartit antara pemerintah, serikat pekerja, dan perusahaan. Perjanjian ini menjamin perlindungan sosial bagi pekerja, termasuk:

• Pensiun dini bagi pekerja senior,

• Program pelatihan ulang (reskilling dan upskilling),

• Kompensasi finansial bagi pekerja yang terdampak,

• Menyediakan kesempatan kerja alternatif melalui investasi sektor hijau.Pemerintah 


Selain itu, pemerintah juga meluncurkan Perjanjian Transisi yang Adil Teritorial, sebuah paket investasi khusus untuk wilayah terdampak penutupan tambang. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, pariwisata ramah lingkungan, dan industri hijau baru.

"Spanyol telah membuktikan bahwa dekarbonisasi tidak harus meninggalkan pekerja dan masyarakat. Melalui dialog sosial dan investasi yang tepat, transisi dapat berlangsung secara adil," ujar Giulia Lagana, Direktur Departemen Transisi yang Adil dan Iklim di ITUC.

Transisi Spanyol juga menerima dukungan kuat dari Uni Eropa melalui Dana Transisi yang Adil (JTF), yang memastikan keberlanjutan program dan penciptaan lapangan kerja hijau di berbagai wilayah.

"Tantangan besar bagi Indonesia untuk mengikuti jejak Spanyol, tetapi jika para pemangku kepentingan di sektor industri bersatu (pemerintah, pengusaha, dan pekerja/serikat pekerja), semuanya dapat dicapai demi keberlanjutan sektor industri dan kelestarian planet ini," pungkas Sri Rejeki. (RED)

Komentar