Dalam kesempatan tersebut, Jeroen mengucapkan banyak terima kasih atas undangannya menghadiri agenda Kongres F Hukatan, Ia juga menyampaiakn selamat berkongres dan semoga sukses menghasilkan keputusan yang terbaik untuk organisasi.
Baca juga: Presiden ACV BIE: FKUI Harus Jadi Serikat Buruh Yang Mandiri dan Tangguh,
KSBSI.ORG, BANDUNG - Jeroen Johan K Roskams selaku koordinator program ACV Internasional Belgia menghadiri pembukaan Kongres VII Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (F-Hukatan KSBSI) di Bandung, Rabu (15/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Jeroen mengucapkan banyak terima kasih atas undangannya menghadiri agenda Kongres F Hukatan, Ia juga menyampaiakn selamat berkongres dan semoga sukses menghasilkan keputusan yang terbaik untuk organisasi.
"ACV Internasional merupakan partner stategis KSBSI sejak 30 tahun silam dan bahkan sejak KSBIS berdiri, dan F Hukatan juga ada didalamnya." kata Jeroen.
Ia menyampaikan rasa bahagianya dapat menghadiri agenda kongres F Hukatan disela agenda ACV di Indonesia yang sebelumnya mengadakan workshop rencana program WSM dan ACV Internasional yang di gelar di Bali minggu lalu.
"Penting untuk bisa hadir di acara ini, karena kita tidak hanya membicarakan keberlanjutan kerja sama serta mempererat kolaborasi, mengingat kedepan kita akan banyak menghadapi masalah terkait dinamika ekonomi global khsuusnya di Eropa." jelas Jeroen.
Seperti diketahui, isu global akan lemahnya perekonomian global menyebabkan organisasi internasioanl juga semakin lemah, seperti ILO dan UN saat ini juga dituntut untuk lebih mandiri.
Jeroen menegaskan kembali bahwa komitmen ACV Internasional dalam dukungannya terhadap serikat buruh akan terus dilakukan dengan berbagai upaya, walaupun ekonomi global sedang mengalami penurunan.
"Krisis keuangan Eropa akan berdampak pada keuangan, Kita bicara keberlanjutan dan itu akan menjadi permasalahan karena pemotongan anggaran. Jadi merupakan perjuangan kami di Eropa saat ini untuk tetap melanjutkan dukungan kepada serikat buruh." ungkap Jeroen.
Jeroen mengatakan bahwa belum lama ini serikat buruh di Eropa juga melakukan demonstrasi besar besaran menuntut pengurangan manfaat jaminan sosial. Hal itulah yang menyebabkan situasi menjadi lebih sulit, disatu sisi bagaimana kami mensuport KSBSI dalam memperjuankan perlindungan jaminan sosial, sementara kami di Belgia terjadi pengurangan jaminan sosial.
Walaupun demikian, AVC Internasional dan KSBSI juga Hukatan akan tetap pada komitmennya untuk memperjuangkan kerja layak bagi pekerja kshusunya di perusahaan multinasioanl.
"Karena saya yakin Hukatan tau benar tentang hak yang belum terpenuhi di sektor kelapa sawit dan itu perlu diperhatikan, ACV Internasional juga akan lebih banyak bekerja sama dengan Organisasi buruh Internasional lainnya." beber Jeroen.
Dalam program berikutnya, ACV akan berfokus di isu penguatan organisasi, tentang keuangan, kebebasan berserikat, pekerjaan layak, upah yang layak, Just Trasnsition, dan sosial dialog serta K3 di tempat kerja. (RED/handi)


