Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari aksi yang telah dirumuskan oleh aliansi FOR JET SP/SB dalam mendorong perlindungan bagi pekerja yang terdampak Perubahan Iklim dan transisi energi.
Baca juga: Ini Masukan Presiden KSBSI di Forum Konsultasi JETP ,
KSBSI.ORG, JAKARTA - Forum Komunikasi Gabungan Konfederasi Serikat Pekerja Serikat Buruh untuk Perubahan Iklim dan Transisi Yang Adil atau disebut FOR-JET SP/SB melakukan audiensi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta pada, Senin (24/11/2025). FOR-JET SP/SB diterima langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari aksi yang telah dirumuskan oleh aliansi FOR JET SP/SB dalam mendorong perlindungan bagi pekerja yang terdampak Perubahan Iklim dan transisi energi.
Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban dalam pengantarnya menjelaskan tentang aliansi yang terdiri dari 6 Konfederasi Serikat Pekerja Serikat Buruh terbesar di Indonesia yang tahun lalu mendeklarasi diri dengan nama Forum Komunikasi Gabungan Konfederasi Serikat Pekerja Serikat Buruh untuk Perubahan Iklim dan Transisi Yang Adil atau disebut FOR-JET SP/SB.
Diantaranya, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea atau KSPSI CAITU, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat atau KSPSI Pembaharuan, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorris Raweyai, Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia atau disingkat (K-SARBUMUSI), Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Pimpinan Bambang Wirahyoso.
"Tujuan utama yaitu mendorong pembentukan komite tripartit nasional dalam merumuskan kebijakan yang adil dan berkelanjutan tentang isu perubahan iklim dan transisi energi." kata Elly.
Elly juga menyinggung tentang strategi aliansi terutama dalam membangun kapasitas building, konsolidasi, sosial dialog.
"Sangat penting bagi kami dan anggota kami dalam mengembangkan diri up skilling dan re skilling dalam mengahadapi isu masa depan ini. Untuk itu perlunya kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah, apa yang bisa dan bagaimana untuk dikerjakan bersama sama." ungkap Elly.
Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyambut baik komitmen serikat buruh dalam memperjuangkan para anggotanya, terutama di sektor pertambangan dan energi yang terdampak transisi. Kementerian juga akan membuka ruang untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan serikat buruh terutama dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang terdampak oleh transisi energi.
Hadir dalam audiensi tersebut, perwakilan dari KSBSI, Emma Liliefna Deputi Program, Saut Pangaribuan FPE, Rizki Perwakilan KSPSI Yorris Raweyai, Ksarbumusi, KSPSN. (RED/Handi)

