Berita: pressrelease


Terkait Judicial Review UU Cipta Kerja, DEN KSBSI Intruksikan Seluruh Korwil Turun ke Jalan

Terkait Judicial Review UU Cipta Kerja, DEN KSBSI Intruksikan Seluruh Korwil Turun ke Jalan

.


PT. UNIVERSAL LUGGAGE INDONESIA ABAIKAN HAK BURUH BRAND HARUS BERTANGGUNG JAWAB.

PT. UNIVERSAL LUGGAGE INDONESIA ABAIKAN HAK BURUH BRAND HARUS BERTANGGUNG JAWAB.

KSBSI.org, Belum usai perjuangan kaum buruh melalui upaya hukum Uji Materi yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat buruh Selururh Indonesia (KSBSI) yang merupakan afiliasi Nasional dari Federasi serikat Buruh Garmen Kerajinan Tekstil Kulit dan Sentra Industri (FSB GARTEKS) dalam Perkara Nomor 103/PUU-XVIII/2020 pasca disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, kini PK FSB GARTEKS KSBSI PT. UNIVERSAL LUGGAGE INDONESIA (PT. ULI) yang berlamat di Jalan Raya Serang KM 32.5, Kampung Sumur Bandung, RT 006 RW. 001, Ds. Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti yang dikenal memproduksi koper ternama di dunia antaranya Tumi, Away, Briggs&Riley, Lojel dan Bagasi dengan tujuan ekspor Negara Italia, Amerika, Taiwan, Pakistan, Jepang, Cina harus berjuang akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 12 (dua belas) anggota FSB GARTEKS PT. ULI secara sepihak, bahkan PHK terjadi kepada buruh perempuan dalam kondisi hamil.


KSBSI Desak Pemerintah Segera Meratifikasi Konvensi ILO 190/2019

KSBSI Desak Pemerintah Segera Meratifikasi Konvensi ILO 190/2019

Jakarta - Aktivis Buruh Perempuan dari berbagai komunitas di Indonesia mendesak pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi International Labour Organization atau Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) No. 190 dan Rekomendasi No.206 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.


Aliansi Stop Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja

Aliansi Stop Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja

(JRMK, JALA PRT, FSBPI-KPBI, KSBSI, SPN, KSPN, Sindikasi, Sarbumusi, Konde.co, Perempuan Mahardhika, YAPESDI, YLBHI, LBH Jakarta, TURC, Buruh Awak Kabin Garuda Indonesia, Keluarga Besar Waria Yogyakarta/ Kebaya, SAFETY)


KSBSI Sampaikan Duka Mendalam Kepergian Muchtar Pakpahan, Tokoh Buruh Indonesia

KSBSI Sampaikan Duka Mendalam Kepergian Muchtar Pakpahan, Tokoh Buruh Indonesia

Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Prof. DR Muchtar Pakpahan SH.MA, sosok yang dikenal tokoh buruh Indonesia. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu, 21 Maret 2021, pukul 22.30 WIB, di Rumah Sakit Siloam, Jakarta. Beliau dikabarkan meninggal akibat menderita sakit kanker sejak beberapa tahun ini.


Gold Kapten PT. TPI dan Grab Indonesia Tertipu dan Terancam

Gold Kapten PT. TPI dan Grab Indonesia Tertipu dan Terancam

Pengemudi Online yang tergabung dalam program Gold Kapten Grab/TPI telah mengeluhkan adanya indikasi penipuan terselubung yang merugikan mereka sejak awal mendaftar menjadi Gold Kapten PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) yang merupakan Prefered Partner dari Grab Indonesia. Hal tersebut semakin memburuk dengan terjadinya tindakan perampasan dan pencurian kendaraan yang dilakukan oleh Pihak yang telah menerima Kuasa dari TPI atau sering disebut Tukang Repo (Repotition).


Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Unprofessional

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Unprofessional

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui Jurusita telah melakukan sita eksekusi/pemblokiran terhadap 4 (empat) Rekening Bank BRI milik Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DEN KSBSI) secara unprofessional dan melanggar Hak Asasi Manusia.


Gerakan Massa Aksi 13

Gerakan Massa Aksi 13

TOLAK RUU CIKER.....JIKA DPR TIDAK MENGAKOMODIR USULAN TIM SP/SB DALAM PEMBAHASAN TRIPARTIT....!!!!


Tanggapan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Terhadap Penundaan Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

Tanggapan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Terhadap Penundaan Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

KSBSI.ORG:Jakarta-Hari ini, Jumat, 24 April 2020, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menyampaikan pernyataan resmi tentang penundaan pembahasan Omnibus Law Klaster Ketenagakerjaan yang termuat dalam RUU Cipta Kerja.


OMNIBUS LAW DARI CILAKA KE PETAKA

OMNIBUS LAW DARI CILAKA KE PETAKA

KSBSI.ORG: Sehubungan dengan Draft RUU Cipta Kerja yang telah diserahkan oleh Pemerintah RI kepada DPR RI, setelah kami pelajari secara cermat dan seksama KSBSI memutuskan menolak RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan tersebut dengan 3 alasan pokok sebagai berikut: