Berita: nasional


Korwil KSBSI DKI Jakarta Dorong Keterwakilan Buruh Duduk di LKS Tripartit

Korwil KSBSI DKI Jakarta Dorong Keterwakilan Buruh Duduk di LKS Tripartit

Dan yang paling penting, kedepan kita akan mencoba mendorong agar organisasi ini bisa duduk di LKS Tripartit di Wlayah DKI Jakarta yang saat ini masih ada kekosongan, kita akan coba dorong perwakilan KSBSI untuk mengisi kesosongan tersebut.


Rakerwil KSBSI DKI Jakarta Dibuka Langsung Wakil Presiden ITUC: Terima Kasih atas Perjuangan Anda

Rakerwil KSBSI DKI Jakarta Dibuka Langsung Wakil Presiden ITUC: Terima Kasih atas Perjuangan Anda

"Terima kasih pada anda semua, kawan-kawan yang telah berjuang sampai dengan sejauh ini. Sekali lagi terima kasih untuk kalian semua yang telah berjuang untuk KSBSI,"


Polemik Penetapan UM 2023, Presiden KSBSI: Puas tidak Puas ini Adalah Jalan Yang Lebih Baik

Polemik Penetapan UM 2023, Presiden KSBSI: Puas tidak Puas ini Adalah Jalan Yang Lebih Baik

Menaggapi polemik penetapan upah minimum 2023, dengan adanya beda pendapat menyikapi kebijakan pemerintah antara pengusaha dan serikat buruh. Elly berharap, dalam menerapkan penyesuaian upah 2023, Ia berharap semua yang berkepentingan dapat mendorong sosial dialog dengan baik, bernegosiasi dengan baik-baik juga.


Buruh Banten Sodorkan Angka Kenaikan UMP 2023 Sebesar 13%, Ini Dia Penjelasannya

Buruh Banten Sodorkan Angka Kenaikan UMP 2023 Sebesar 13%, Ini Dia Penjelasannya

Sementara itu, dari unsur serikat pekerja/serikat buruh mengusulkan angka kenaikan sebesar 13% menjadi Rp.2.826.359,51.


Respon Penetapan Upah Minimum 2023, JAPBUSI Rilis 6 Poin Pernyataan Sikap

Respon Penetapan Upah Minimum 2023, JAPBUSI Rilis 6 Poin Pernyataan Sikap

JAPBUSI terdiri dari 10 Federasi Serikat Buruh /Serikat Pekerja yakni F Hukatan, FSB Kamiparho, FSB Nikeuba, FSB Lomenik, FKUI, FTA, FSP.PP- KSPSI CAITU, FSP.PP- SPSI, FP4KSARBUMUSI dan FSP NIBA SPSI CAITU.


Jelang Sidang Pengupahan UMK 2023, Buruh Temanggung Akan Rekomendasikan Angka Kenaikan 7%

Jelang Sidang Pengupahan UMK 2023, Buruh Temanggung Akan Rekomendasikan Angka Kenaikan 7%

Fatkhulloh mengatakan buruh Temanggung akan merekomendasikan angka kenaikannya sebesar 7%. Dan akan terus mendorong dan mendesak pemerintah untuk menetapkan kebijakan penetapan UMK tahun 2023 menggunakan Permenaker No. 18 tahun 2022 dan menolak PP No. 36 tahun 2021.


KSBSI Berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Ketok UMP 2023 Jadi 5,1 Jt

KSBSI Berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Ketok UMP 2023 Jadi 5,1 Jt

"Lalu dari unsur serikat buruh / serikat pekerja mengusulkan kenaikan menjadi Rp.5.131.569,- atau naik 10,55%, perhitungannya awal diambil dari dasar putusan PTUN. Dan selanjutnya unsur pemerintah mengunakan format perhitungan sesuai Permen No. 18 tahun 2023 dengan angka alfa 0,20%, total kenaikan menjadi Rp. 4.901.798,-."


 Serikat Buruh Respon Baik Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 Tentang UMP 2023, Pengusaha Tetap Ngotot Pada PP 36 Tahun 2021

Serikat Buruh Respon Baik Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 Tentang UMP 2023, Pengusaha Tetap Ngotot Pada PP 36 Tahun 2021

KSBSI.org, JAKARTA-Ida Fauziyah Menteri Ketenagakerjan (Menaker) pada Sabtu 19 November 2022 telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023. Dimana salah satu kebijakan Permenaker tersebut menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik sebesar naik 10 persen.


Upah Minimum 2023 Naik 10 Persen, Apa Sudah Mewakili Aspirasi Buruh?

Upah Minimum 2023 Naik 10 Persen, Apa Sudah Mewakili Aspirasi Buruh?

KSBSI.org, JAKARTA-Ida Fauziyah Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) baru saja memberikan pernyataan resmi lewt akun Youtube pada Sabtu (19/11/2022) tentang penetapan upah. Serta menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum 2023. Dia menegaskan, Permenaker ini memiliki legalitas kuat. Dan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan tak lagi menjadi acuan penentuan upah minimum. Karena belum memasukkan komponen dampak kenaikan inflasi.


 Aktivis Serikat Buruh Ungkap Ada 2 Skenario Yang Sengaja Dihembuskan Dibalik isu PHK Massal Sektor Padat Karya

Aktivis Serikat Buruh Ungkap Ada 2 Skenario Yang Sengaja Dihembuskan Dibalik isu PHK Massal Sektor Padat Karya

KSBSI.org, Sekarang ini, isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali marak di Indonesia, khususnya pada sektor padat karya. Salah satu isu yang dihembuskan adalah dampak resensi global dan tentu saja sangat meresahkan kaum buruh. Isu ini masih terus dihembuskan, salah satunya dari Asosiasi Pengusaha Indonesia ((APINDO). Padahal, hsil pernyataan resmi dari beberapa Kementeriaan, situasi ekonomi negara ini baik-baik saja. Tepatnya jauh dari kata resesi.